with my s.a.p.i t-shirt, grey skirt, red hairband, my erricson, and my heart.. waktu itu sekitar jam 2 siang. cant say anything. hehe.. full of happiness, and tired day! doing some tasks with my friends, crying, swimming, laughing, and try to open new life. jahaat, gue pengen nangis waktu tau tentang something. di hari ini? di hari gue lagi seneng? yang kemudian pernyataan itu ngehancurin semua rasa bahagia gue, semua rasa yang gak pernah gue pikirin sebelumnya? dan kemudian semua hancur lebur. bahagia dan sedih dalam satu hari! dalam waktu 3jam! DAMN! jujur aja gue seneng, seenggaknya bisa ngerasain kebahagiaan di hari-hari payah gue. di hari-hari gue yang emang gue mau sendiri. sampai dia nawarin sesuatu yang lain. sesuatu yang sebenernya gue jauhin. tapi pada akhirnya gue bisa nerima, gimana tulusnya dia. gue emang udah nyari info dulu sebelumnya ke temen-temen gue yang kenal dia. gue udah berusaha mencari tau informasi. dan ternyata respons dari temen-temen positif. bahwa dia 'baik', dan dia bukan cowok berandal, usang whatever lah. dia benar-benar baik. aku berusaha bertanya ini itu sebelum memberi keputusan. percayalah, aku sudah berusaha memikirkan hal itu dengan baik. aku sudah memikirkan hal itu dengan sadar, tanpa paksaan, tanpa hasutan, murni pkiran sendiri. karena itu, hal ini sangat aku rahasia kan. aku hanya ingin berfikir dengan otakku sendiri, menilai dari yang orang lain ungkapkan, dan melihat, 'apakah benar, dia seperti itu?'. kemudian aku terus berfikir dan berfikir disela-sela kesibukan harian, hingga aku menemukan jawabannya. ya, aku menemukannya. aku tentu mempunyai alasan dan pendapat tersendiri dalam keputusanku, yang hanya aku yang mengetahuinya. sampai akhirnya, aku memberitahukan keputusanku. everything clear, semua bersih, semua jelas, dan sekarang gak ada lagi kabut kabut hitam di otakku. tapi yang aku tau, aku murni memikirkan itu semua sndiri. sampai akhirnya, ga lama dari saat yang bahagia itu, aku sendiri kejatuhan batu (apa kek, yang berat2. intinya kena masalah). my ex. dia marah sama aku, dia benci sama aku yang udah open new life. oh, c'mon? what's the matter. kita udah break. udah engga lagi. kamu tau apa alasannya. mami dan papa ga setuju. and then? mengharap yang ga mungkin?. aku bukan tega, jahat atau apalah namanya. aku sudah berfikir dengan baik, menemukan solusi dengan baik buat semua permasalahanku, termasuk beberapa permasalahan dimasa mendatang. aku capek teru dikejar rasa bersalah. aku mau buka hidup baru, dan ternyata lebih sulit dari yang dibayangkan! tapi aku mencoba bertahan. terus bertahan sampai aku bisa berdiri tegak. sampai aku yakin, kalau aku benar-benar bisa bertahan..
with love, sad, and happiness.. sekar..
